Tuesday, May 21, 2013

Google Glass bukan untuk anak-anak

Google menyatakan anak-anak berusia 13 tahun dilarang menggunakan alat teknologi terbaru mereka, Google Glass.

Dalam situsnya Google menulis: ''Jangan izinkan anak-anak berusia di bawah 13 tahun menggunakan Glass karena bisa mengganggu perkembangan penglihatan mereka.''
''Anak-anak mungkin bisa memecahkan Glass atau melukai mereka sendiri, dan syarat ketentuan Google juga tidak mengizinkan mereka yang berusia di bawah 13 tahun mendaftar ke sebuah akun Google.''
Saat BBC mempertanyakan penjelasan lebih jauh tentang bagaimana Glass bisa mempengaruhi pandangan anak-anak, mereka tidak memberi rincian lebih lanjut.
''Tidak ada informasi lain yang kami tambahkan, kami telah menyediakannya di halaman FAQ (pertanyaan yang sering diajukan) kami.''

Kacamata pintar

Google Glass merupakan teknologi terbaru yang akan diluncurkan Google dalam waktu dekat.
Dengan memakai kacamata pintar maka pengguna bisa mengambil gambar, melakukan percakapan video dan berseluncur di internet.
Tampilan layar Glass menurut Google adalah definisi tinggi dan mampu merekam video dalam resolusi 720p.
Memiliki penyimpanan sebesar 16GB, Google Glass bisa tersambung dengan perangkat nirkabel lainnya melalui Bluetooth atau wi-fi.
Perusahaan ini menjanjikan satu baterai akan bertahan untuk ''penggunaan satu hari penuh''.
Google sebelumnya menggelar kompetisi pada awal tahun ini dengan mengundang calon pengguna untuk memberi saran terkait penggunaan alat terbaru mereka.
Dalam satu kesempatan, Google juga melarang para pengembang memasang iklan di kacamata pintar ini.

http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/05/130508_googleglass.shtml
read more

Monday, May 13, 2013

e-KTP dan Kegalauan Publik

Senin, 13/05/2013 09:35 WIB

Catatan Agus Pambagio

e-KTP dan Kegalauan Publik

Agus Pambagio - detikNews

Jakarta - e-KTP sebagai tanda jati diri (ID Card) warga Indonesia di dalamnya termuat data pribadi pemiliknya. Mulai nama, status sampai data sidik jari dan retina mata pemiliknya. Dengan adanya e-KTP diharapkan tidak ada lagi duplikasi data diri seorang Warga Negara Indonesia (WNI). Untuk itu sudah selayaknya data di e-KTP harus terlindung dari segala bentuk pemalsuan dan kerusakan data.

Data pemilik tersimpan dalam chip jenis RFID (Radio Frequency Identification) yang tersimpan dalam e-KTP dan dilindungi dengan 9 lapis pengaman yang tidak tampak dan teraba dari luar seperti yang ada pada chip di kartu kredit atau kartu debet yang berbentuk persegi dan berwarna keemasan. Untuk membaca data yang ada di e-KTP harus menggunakan alat pembaca data digital yang bernama card reader (CR).

Sebagai bangsa yang besar dan beradab, penggunaan data diri tunggal semacam e-KTP yang tidak mudah dipalsukan dan rusak merupakan suatu keharusan. Sejak program e-KTP diluncurkan, terkesan Pemerintah dalam hal ini Kementrian Dalam Negeri terkesan tidak mempunyai konsep komunikasi yang jelas dan baik kepada publik maupun aparat Pemerintah sampai ke tingkat desa.

Ketidakjelasan proses pengambilan dan pemutakhiran data, jadwal penyelesaian e-KTP di setiap wilayah, lambannya pencetakan e-KTP, sulitnya pemegang e-KTP kalau mau pindah domisili dan sebagainya membuat publik kecewa. Puncak kekecewaan publik ketika minggu lalu Pemerintah membuat kehebohan baru terkait dengan munculnya Surat Edaran (SE) Kemendagri terkait dengan pemanfaatan e-KTP dengan menggunakan card reader.

Isu utamanya e-KTP tidak boleh di foto copy karena akan merusak chip yang ada di dalamnya. Isu kedua adalah di e-KTP yang beredar belum ada chip nya karena tidak terlihat seperti yang ada di kartu kredit. Isu ketiga adalah pengadaan card reader yang rentan korupsi di Kemendagri. Apa yang sebenarnya terjadi ? Mari kita bahas singkat nan padat berikut ini.

Persoalan e-KTP dan Komunikasi Kemendagri

Kesimpangsiuran tentang e-KTP yang terjadi minggu lalu sebenarnya dipicu dengan kurang teliti dan komprehensifnya Kemendagri menjelaskan ke publik paska disampaikannya SE No. 471.13/1826/SJ tersebut. Kemendagri tidak cepat menanggapi dan menjelaskan kesalahpahaman publik atas SE tersebut segera setelah muncul kehebohan masal.

Sejatinya SE Kemendagri bukan ditujukan kepada publik tetapi kepada instansi/Kementerian terkait yang akan menggunakan data masyarakat pemegang e-KTP, seperti Imigrasi, perbankan, Kementerian Kesehatan, Kepolisian dsb supaya segera mengadakan/membeli card reader untuk membaca data masyarakat, bukan mengkopi e-KTP. Memang pernyataan SE di poin 2 halaman 2 yang menyatakan bahwa e-KTP tidak diperkenankan di foto copy, di-stapler dan perlakuan lainnya yang merusak fisik e-KTP, membuat publik heboh dan munculah berbagai asumsi macam-macam.

Seharusnya kalimat tersebut memang tidak perlu dicantumkan. Namun menurut Kemendagri kalimat itu perlu ditulis untuk memaksa Instansi/Kementerian yang terkait segera mengadakan card reader supaya kegunaan e-KTP sesuai tujuan awal program ini. Kalau masih memerlukan foto copy ya tidak usah ada e-KTP dan itu artinya kerumitan kependudukan akan terus terjadi.

Dengan adanya e-KTP maka diharapkan tidak ada lagi KTP palsu untuk membeli tiket kereta api dan pesawat, munculnya caleg bodong, munculnya penggandaan pemilih, munculnya nomor rekening bodong di bank untuk menampung uang publik yang tertipu dengan iklan, SMS maupun praktek-praktek kriminal on-line lainnya. Jadi sekali lagi, publik jangan terkecoh SE Kemendagri karena bukan ditujukan untuk pemegang e-KTP.

Artinya SE Kemendagri tersebut tidak masalah dan tidak menyalahi UU Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, UU Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan UU Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Hanya saja, sekali lagi yang bermasalah adalah komunikasi publik Kemendagri sehingga menimbulkan kehebohan.

Kehebohan ini memicu banyak komentar negatif dan kecurigaan publik terhadap Pemerintah khususnya Kemendagri, seperti kemungkinan adanya main mata tender card reader di Kemendagri, Kemendagri mau memeras rakyat dengan pergantian e-KTP yang rusak karena di-foto copy, dan sebagainya.

Langkah Kemendagri untuk Menenangkan Publik

Segera kumpulkan seluruh kepala daerah seluruh Indonesia atau ada pejabat Kemendagri yang berkeliling ke seluruh pelosok Tanah Air untuk menjelaskan dari A - Z apa itu e-KTP sambil membawa atau membagikan materi komunikasi cetak dan on line yang harus di sampaikan secara lengkap kepada masyarakat dan media di daerahnya.

Jelaskan juga bahwa pengadaan card reader di berbagai instansi/Kementerian bukan tugas Kemendagri karena tugas Kemendagri adalah sebagai regulator bukan proyektor, fabrikator atau distributor card reader. Jadi tidak ada dana APBN yang digunakan di Kemendagri untuk pengadaan card reader.

Kemendagri perlu juga menjelaskan dengan komunikasi yang baik, holistik dan mudah kepada publik supaya mudah di mengerti bahwa e-KTP aman di-foto copy. Hanya saja buat apa para instansi/Kementerian terkait meminta atau melakukan foto copy e-KTP jika data diri pemegang e-KTP bisa dibaca melalui card reader. Kalau mereka masih memerlukan foto copy e-KTP buat apa Negara membiayai pembuatan e-KTP ?

Namun dipahami jika di pelosok Tanah Air yang mungkin listrik saja belum ada, terutama dalam masa transisi ini, foto copy e-KTP mungkin masih diperlukan. Maka publik bisa mem-foto copy satu kali saja (kalau tetap takut rusak) dan hasil foto copy 1 x tersebut bisa di foto copy ribuan kali jika mau dan perlu.

Semoga di lain kesempatan, dalam melaksanakan kebijakan baru, Pemerintah tidak membuat masyarakat galau karena kegalauan masyarakat sangat melelahkan semua pihak termasuk Pemerintah sendiri dan memunculkan berbagai kecurigaan yang negatif.

*) Agus Pambagio, pemerhati kebijakan publik dan perlindungan konsumen

(nwk/nwk)


Sumber: http://news.detik.com/read/2013/05/13/093500/2243839/103/e-ktp-dan-kegalauan-publik



read more

Wednesday, May 8, 2013

Looking for Kenta and Taishi Uchima

I would like to meet Kenta Uchima (内間健太) and his little brother Taishi Uchima (内間太志) who resides in Canada right now. They have moved from Ginowan City, Okinawa, Japan in Desember 2006.

Kenta was 4 and Taishi was 2 years old at that time. Their mother is Korean, EE Yeonhee/EE Yeoni (李 ヨーニさん) or Youko Uchima/Yoko Uchima (内間洋子), their father is Okinawan, 内間清晴 (Kiyoharu Uchima).

I hope you're doing fine, and if you read this article please contact me through this blog. I am looking forward to meeting you again. Please come to Jakarta, Indonesia also.

PS:
Kenta, Tin neechan has your favorite omocha (yuubin car). I'll give it back to you later when I met you :D
I guess you're 10 now and old enough to make a Facebook account or something. Please do so. Miss you guys!
read more

Tuesday, May 7, 2013

Jasa pengiriman parcel Lebaran ke seluruh Indonesia


Apabila hari raya yang kita nanti-nantikan datang, inilah saatnya memberikan perhatian khusus untuk sahabat, kerabat, partner bisnis, keluarga, dll dengan mengirimkan parcel saat Lebaran, Natal, maupun Tahun Baru.
Namun ada kalanya kita sibuk, tidak sempat sempat mengirimkan paket/parcel sehingga kita kehilangan moment yang sangat berharga ini. 

Kami menawarkan jasa menjemput dan mengirimkan parcel Lebaran / Natal / Tahun Baru Anda dan mengirimkannya dengan jasa JNE ke seluruh Indonesia (FREE pick-up service, bebas biaya jemput parcel) untuk wilayah Tangerang Kota, Apartemen Green Parview, Citra Garden, Rawa Bokor, Taman Semanan, Sumur Bor, Daan Mogot, Permahan Arcadia dan sekitarnya. 
Parcel dapat berupa percel makanan kering, souvenir ataupun kado (hadiah). Semua parcel akan dikemas ulang dengan packing kayu (ada biaya tambahan) untuk menjaga agar parcel tiba di tempat tujuan dalam keadaan baik.


JNE Tangerang, Agen Tangcity
Tangcity Mall Lantai 1 B-150
(dekat Resto Bebek Chik, eskalator RAME RAME food court)
Jl. Jend. Sudirman No. 1
Cikokol, Tangerang

Follow us on Twitter @JNETangcity


FREE Pickup Service 08892626180 (SMS)
Ada penawaran menarik untuk pelanggan OS yang baru :)

read more

Monday, April 22, 2013

22 April 2013, 14 tahun Bang Moxa Nadeak

22 April 2013, ulang tahun Bang Moxa Nadeak yang ke 71. Kalau di Google sering ada peringatan ulang tahun tokoh yang ke-berapa ratus, saya juga tidak mau kalah buat posting HUT Bang Moxa yang ke-71.

Kalau beliau masih hidup pasti bingung dengan perkembangan sekarang. Anak SD saja pegang Blackberry. Kalau dulu Bang Moxa main Digger di PC cembung, sekarang orang main game pakai tablet, sirup, dll :) Kalau dulu naik Vespa ke Jakarta lengang, sekarang jalan Margonda udah 4 jalur pun macetnya minta ampun, bahkan di depan Taman Anggrek/Citraland jam 12 malam masih macet!!

Yang tidak berubah juga banyak..hmm Jakarta belum ada MRT, Pluit Muara Karang sempat banjir parah awal tahun ini, borax n formalin juga masih meraja lela. Masih perlu perjuangan membenahi kota tercinta, dan living a healthy life.

Selamat hari Kartini juga, maju dan sukses wanita Indonesia!!!!


read more

Tuesday, April 16, 2013

Download Tarif / Ongkos Kirim (ONGKIR) JNE ke seluruh Indonesia terbaru 15 April 2013 file Excel

Daftar ongkos kirim (ONGKIR) JNE terbaru 15 April 2013 dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi ke seluruh Indonesia dalam bentuk file Excel bisa diunduh di:




JNE Agen Tangcity
Tangcity Mall Lantai 1 B-150
(dekat Resto Bebek Chik, eskalator RAME RAME food court)
Jl. Jend. Sudirman No. 1
Cikokol, Tangerang

Follow us on Twitter @JNETangcity


FREE Pickup Service 0896 0442 7614 (SMS), PIN 75588FA1

read more

Monday, April 15, 2013

JNE Tangerang Agen Tangcity (Tangerang City) Lt. 1 B150/ Jakarta - Tangerang Courier Service

KABAR GEMBIRA!!!!!
☆JNE宅配便をオープンしました☆
Anda mencari agen JNE yang buka sampai malam atau agen JNE yang buka Sabtu dan Minggu? Anda mencari agen JNE yang buka di malam takbiran atau agen JNE yang ada layanan pick-up service / jemput paket maupun dokumen untuk toko online atau kantor?

Kami telah membuka Agen JNE Tangerang City/Tangcity berlokasi di Tangcity Mall Lantai 1 Blok B-150. Kami melayani pengiriman domestik dan internasional. Untuk pengiriman dalam negeri ada layanan antara lain sebagai berikut:

SS (Super Speed): apabila dokumen kami terima sebelum jam 11 siang, maka paket/dokumen akan tiba sebelum jam 12 malam pada hari yang sama--garansi uang kembali;

Layanan YES (Yakin Esok Sampai)--untuk hari Sabtu kami tunggu sampai dengan jam 14:00; paket/dokumen akan tiba di hari berikutnya--garansi uang kembali;

Layanan Reguler dan OKE (Ekonomis); pelayanan dengan tarif terjangkau.

Untuk pengiriman internasional (dokumen maupun non dokumen/paket) kami bekerja sama dengan UPS, yang pasti lebih cepat dan akurat. Informasikan kode pos dari tujuan paket, agar kami bisa memberikan estimasi ongkir dengan benar.

Kami juga memberikan pelayanan jemput atau pick-up gratis untuk daerah Tangerang dan sekitarnya (Tangerang City, Metos, Citra Garden 2, Citra 2 Ext, Rawa Bokor, Modernland, Daan Mogot dan Apartemen Green Park View di Sumur Bor).

Bagi pemilik toko Online yang memerlukan partner mengirimkan barang-barang Anda, segera diskusikan dengan kami tempat dan jam yang paling tepat yang paling convenient bagi Anda.

Hubungi kami apabila Anda memerlukan daftar harga / ongkos kirim (ongkir) JNE Tangerang terbaru 15 April 2013 ke seluruh Indonesia (file excel). Kami bersedia membantu dengan senang hati (perhitungan ongkos kirim (ongkir) REG/Reguler, OKE/Ekonomis, YES/Yakin Esok Sampai, trucking JNE (lebih murah dengan layanan jalan darat untuk pengiriman jumlah besar), international courier service from Tangerang, perhitungan Asuransi untuk pengiriman barang berharga/High Value Shipping (HVS) melalui JNE Tangerang, dll).

JNE Agen Tangcity (kami tidak membuka cabang di tempat lain)
Tangcity Mall Lantai 1 Blok B-150
CALL CENTER 021-36083559 / 0896-0442-7614 (SMS)
FREE pickup service 08892626180 (SMS)
Twitter: @jnetangcity
www.facebook.com/jnetangcity
www.jnetangcity.com

Daftar ongkos kirim (ONGKIR) JNE terbaru 15 April 2013 dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi ke seluruh Indonesia dalam bentuk file Excel bisa diunduh di www.jnetangcity.com/tarif.xls
read more